Aksi Humanis Kapolres Klaten Selamatkan Bayi Terlantar Tuai Apresiasi

METRO JAKARTA NEWS

- Redaksi

Rabu, 1 Juli 2026 - 17:33 WIB

5013 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, 1 JULI 2026 | Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Pemuda Pemerhati Indonesia (DPP LPPI) memberikan apresiasi tinggi kepada Kapolres Klaten, AKBP Moh. Faruk Rozi, S.H., S.I.K., M.Si., atas kepedulian dan empati yang ditunjukkan terhadap bayi perempuan yang ditemukan terlantar di kebun jagung Desa Sekarsuli, Kabupaten Klaten.

Ketua Umum DPP LPPI, Dedi Siregar, menilai langkah cepat Kapolres Klaten bersama Bhayangkari Cabang Klaten yang mengunjungi bayi tersebut di Rumah Sakit Tegalyoso pada Senin (29/6/2026) atas kepedulian dan empati yang ditunjukkan dalam penanganan kasus bayi terlantar di Kabupaten Klaten. Sikap cepat dan penuh rasa kemanusiaan yang ditunjukkan Kapolres bersama jajaran Polres Klaten serta Bhayangkari dinilai sebagai bentuk nyata kepemimpinan yang humanis dan berpihak kepada nilai-nilai kemanusiaan.

 

“Kami mengapresiasi sikap empati yang ditunjukkan Kapolres Klaten. Keputusan untuk mengutamakan keselamatan dan kesehatan bayi sebelum melakukan proses penyelidikan merupakan langkah yang sangat tepat. Inilah sosok pemimpin yang mengedepankan nilai kemanusiaan dalam setiap pengambilan keputusan,” ujar Dedi Siregar.

Menurut Dedi, tindakan Kapolres Klaten yang memastikan secara langsung kondisi kesehatan bayi sekaligus memberikan dukungan kepada tenaga medis merupakan bentuk kepedulian yang patut menjadi teladan bagi seluruh aparat penegak hukum di Indonesia.

Berdasarkan keterangan tim medis, kondisi bayi saat ini telah stabil setelah menjalani perawatan intensif akibat sejumlah luka yang ditemukan saat pertama kali dievakuasi. DPP LPPI berharap proses pemulihan kesehatan bayi dapat berjalan optimal hingga benar-benar pulih.

Dedi Siregar juga mengapresiasi sinergi yang dibangun Polres Klaten bersama Dinas Sosial, Rumah Sakit Tegalyoso, serta instansi terkait dalam memenuhi seluruh kebutuhan medis dan perlindungan bagi bayi tersebut selama masa perawatan.
“Kolaborasi lintas instansi seperti ini menunjukkan hadirnya negara dalam memberikan perlindungan kepada warga, khususnya anak-anak yang merupakan generasi penerus bangsa. Ini adalah bentuk pelayanan publik yang patut diapresiasi,” katanya.

Kami mendukung penuh langkah Polres Klaten dalam mengusut tuntas kasus tersebut. Menurut Dedi, penyelidikan yang dilakukan untuk mengungkap identitas pihak yang tega meninggalkan bayi di tengah persawahan harus berjalan secara profesional, objektif, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

“Kami percaya Polres Klaten mampu mengungkap siapa yang bertanggung jawab atas peristiwa ini. Di sisi lain, kami juga berharap bayi tersebut mendapatkan perlindungan, kasih sayang, serta masa depan yang lebih baik setelah melewati peristiwa yang memilukan ini,” tambahnya.

Sebagaimana diketahui, bayi perempuan tersebut ditemukan warga dalam kondisi tanpa pakaian di tengah kebun jagung Desa Sekarsuli. Warga segera melakukan evakuasi dan memberikan pertolongan awal sebelum bayi dibawa menggunakan ambulans desa ke Rumah Sakit Tegalyoso untuk mendapatkan penanganan medis.

Kami menilai respons cepat Kapolres Klaten beserta seluruh jajarannya menjadi bukti nyata bahwa Polri terus mengedepankan pendekatan yang humanis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Kepedulian terhadap keselamatan jiwa, khususnya anak-anak, merupakan cerminan pengabdian Polri yang layak mendapatkan apresiasi dari seluruh elemen bangsa. (RED)

Berita Terkait

Rakyat Aceh Terjebak Banjir, Mualem Disorot karena Sering ke Kuala Lumpur, Siapa yang Mengendalikan Pemerintahan?
DPP LPPI : Jangan Potong Fakta Hukum, Putusan Pengadilan Tak Buktikan Budi Arie Terlibat Soal Judi Online
Pengamat Apreasiasi Langkah Cepat Pangdam Mulawarman Terkait Pengibaran Bendera Borneo
PW GP Al Washliyah Apresiasi BNN dan Polri Ringkus Gembong Narkoba di Kampung Bahari: Kado Nyata Kemerdekaan
VIRAL! PUBLIK KEPO JELANG 17 AGUSTUS ISTANA RI — Mahasiswa USU Ahli Gizi & Pengobatan Gratis, Bedah Buku Internasional di UI: Anak Desa dari Rp70 Ribu Rupiah Kini Jadi Referensi Akademik Dunia
Kerja Nyata Lindungi Generasi Muda, pengamat Apresiasi Kapolres Cimahi dan jajaran Ungkap 506 Ribu Obat Keras
Stop Framing Menyesatkan! PW GPA DKI Tegaskan Pernyataan Zulhas Dipelintir dari Konteks Aslinya
Prof DR Sutan Nasomal Meminta Presiden RI Ultimatum Hukuman MATI Bagi Pejabat Negara Korupsi Dan Di MISKINKAN. Rakyat Menunggu Putusan !!!

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 19:11 WIB

Rakyat Aceh Terjebak Banjir, Mualem Disorot karena Sering ke Kuala Lumpur, Siapa yang Mengendalikan Pemerintahan?

Rabu, 19 Agustus 2026 - 18:36 WIB

Pengamat Apreasiasi Langkah Cepat Pangdam Mulawarman Terkait Pengibaran Bendera Borneo

Minggu, 16 Agustus 2026 - 05:51 WIB

PW GP Al Washliyah Apresiasi BNN dan Polri Ringkus Gembong Narkoba di Kampung Bahari: Kado Nyata Kemerdekaan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 23:45 WIB

VIRAL! PUBLIK KEPO JELANG 17 AGUSTUS ISTANA RI — Mahasiswa USU Ahli Gizi & Pengobatan Gratis, Bedah Buku Internasional di UI: Anak Desa dari Rp70 Ribu Rupiah Kini Jadi Referensi Akademik Dunia

Senin, 10 Agustus 2026 - 22:39 WIB

Kerja Nyata Lindungi Generasi Muda, pengamat Apresiasi Kapolres Cimahi dan jajaran Ungkap 506 Ribu Obat Keras

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 18:43 WIB

Stop Framing Menyesatkan! PW GPA DKI Tegaskan Pernyataan Zulhas Dipelintir dari Konteks Aslinya

Jumat, 31 Juli 2026 - 21:49 WIB

Prof DR Sutan Nasomal Meminta Presiden RI Ultimatum Hukuman MATI Bagi Pejabat Negara Korupsi Dan Di MISKINKAN. Rakyat Menunggu Putusan !!!

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:53 WIB

Soroti PHK Karyawan Tetap PT PP, PP Gerakan Pemuda Al-Washliyah: Jangan Korbankan Pekerja!

Berita Terbaru